Pemerintah China Akan Mengekspos Penghutang Melalui WeChat

China dikabarkan akan menjalankan sistem kredit sosial, yaitu suatu sistem penilaian seberapa baik masyarakat dalam mematuhi peraturan di China.

Handoyo Saputra | 21 Januari 2019

WeChat

China memang dikenal dengan peraturan yang sangat ketat soal teknologi. Di negara itu tidak ada media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan bahkan Google. Mereka menggunakan media sosial dan mesin pencari buatan negaranya sendiri. Hal itu dilakukan pemerintah China untuk mengontrol perilaku masyarakatnya.

Dilansir dari Ubergizmo China dikabarkan akan menjalankan sistem kredit sosial, yaitu suatu sistem penilaian seberapa baik masyarakat dalam mematuhi peraturan di China. Setiap masyarakat akan diberi skor untuk kehidupannya. Jika masyarakat sering melanggar peraturan atau menyebar berita hoax di media sosial maka akan diberi nilai buruk.

Akhir-akhir ini China Utara dilaporkan akan mengimplementasikan sebuah sistem untuk mengekspos masyarakat yang suka menghutang di wilayahnya melalui peta. Dengan mengekspos lokasi seseorang yang memiliki hutang diharapkan akan membuat rasa malu dan segera membayar hutangnya dengan cepat.

Menurut China Daily sistem ini akan berbasis WeChat, aplikasi pesan instan buatan China. Aplikasi ini akan menunjukkan informasi tetangga yang memiliki setumpuk hutang sepeti nama, nomor KTP dan alasannya berhutang.

Informasi penghutang ini akan tersedia pada jarak 500 meter dari posisi penghutang. Tujuannya untuk mengawasi apabila penghutang tidak membayar hutangnya meskipun sebenarnya mampu membayarnya.

TagsBreaking News
TagsBusiness
TagsTechnology
visibility 812

Artikel Lainnya

Artikel Terbaru